English Exam Tips for Korea Speakers
Tata bahasa Korea dan bahasa Inggris sangat berbeda. Fokuslah pada urutan kata, artikel, bentuk jamak, beberapa bunyi konsonan, dan kata Konglish yang maknanya berbeda dalam bahasa Inggris.
Common Challenges for Korea Speakers
- Urutan Kata: Bahasa Korea berpola Subjek-Objek-Kata Kerja. Bahasa Inggris berpola Subjek-Kata Kerja-Objek. Example: "I like coffee", bukan "I coffee like".
- Artikel: Bahasa Korea tidak memiliki artikel. Example: "I have a car", bukan "I have car".
- F, P, V, dan B: Bahasa Korea tidak memiliki bunyi "f" atau "v", sehingga keduanya sering diucapkan sebagai "p" dan "b". Example: Latih: coffee/copy, fan/pan, very/berry.
- R dan L: Bahasa Korea memiliki satu bunyi untuk R dan L. Example: Latih: rice/lice, road/load, pray/play.
- Klausa Relatif: Bahasa Korea meletakkan klausa penjelas sebelum kata benda. Bahasa Inggris meletakkannya sesudahnya. Example: "The man who lives here", bukan "the here-living man".
- Konglish: Beberapa kata yang terlihat seperti bahasa Inggris dalam bahasa Korea tidak dipakai dengan cara yang sama dalam bahasa Inggris. Example: "Mobile phone", bukan "hand phone". "Window shopping", bukan "eye shopping".
Grammar Tips for Korea Speakers
- Artikel: Kata benda tunggal yang dapat dihitung membutuhkan a/an atau the: "I bought a phone. The phone is new."
- Bentuk Jamak: Tandai bentuk jamak dengan -s: "two dogs", "many students".
- Kalimat Tanya: Gunakan kata kerja bantu dan inversi: "Do you know him?", bukan "You know him?"
- -s Orang Ketiga: Tambahkan -s setelah he, she, dan it: "She studies English."
- Preposisi: Bahasa Korea memakai partikel setelah kata benda. Pelajari preposisi bahasa Inggris yang diletakkan sebelum kata benda: "at school", "on Monday".
- Jawaban Yes dan No: Jawab pertanyaan negatif berdasarkan faktanya: "Didn't you go?" "No, I didn't" (jika Anda memang tidak pergi).
Vocabulary Advice
- Periksa kata Konglish sebelum memakainya dalam bahasa Inggris
- Pelajari kata beserta pola tata bahasanya: "suggest doing", "want to do"
- Latih kata-kata dengan bunyi f, v, z, dan th
- Pelajari kolokasi alih-alih menerjemahkan kata per kata
- Pelajari phrasal verb untuk speaking dan listening
- Perbanyak kosakata melalui konteks, bukan hanya hafalan
Exam Strategies
- Rencanakan struktur kalimat sebelum menulis
- Periksa artikel dan bentuk jamak saat membaca ulang di akhir
- Saat berbicara, hindari menambahkan vokal setelah konsonan akhir ("bus", bukan "buseu")
- Saat berbicara, latih f/p, v/b, dan r/l
- Gunakan struktur kalimat yang bervariasi untuk menunjukkan keragaman kemampuan
- Dalam tugas berbicara, kembangkan jawaban Anda dengan alasan dan contoh
화이팅! (Hwaiting!) Dedikasi Anda untuk belajar dan berlatih akan membawa kesuksesan ujian.